Access control elevator adalah sistem yang digunakan untuk mengatur lantai mana yang dapat diakses oleh pengguna setelah melakukan autentikasi.
Dengan access control elevator, kartu, fingerprint, face recognition, PIN, atau credential lainnya dapat digunakan untuk menentukan hak akses pengguna terhadap lantai tertentu di dalam gedung.
Sistem ini dapat digunakan pada office tower, apartment, commercial building, hotel, gedung perusahaan, maupun fasilitas lain yang membutuhkan pembatasan akses antar-lantai.

Apa Itu Access Control Elevator?
Access control elevator merupakan penerapan sistem kontrol akses untuk membatasi pilihan lantai berdasarkan identitas dan hak akses pengguna.
Pada sistem tanpa pembatasan, pengguna dapat memilih berbagai lantai yang tersedia pada panel elevator.
Dengan access control, sistem dapat menentukan lantai mana yang diperbolehkan setelah pengguna melakukan autentikasi.
Contohnya, karyawan perusahaan di lantai 10 dapat diberikan akses ke lantai 10 dan area umum tanpa otomatis mendapatkan akses ke lantai perusahaan lain.
Mengapa Gedung Membutuhkan Access Control Elevator?
Gedung dengan banyak tenant atau area terbatas membutuhkan pengendalian akses yang tidak hanya berhenti pada pintu.
Elevator dapat menjadi jalur utama untuk berpindah antar-lantai. Karena itu, hak akses elevator dapat membantu membatasi pergerakan pengguna sesuai otorisasi.
Sistem ini dapat digunakan untuk:
- Membatasi akses ke lantai tertentu
- Membedakan hak akses setiap tenant
- Mengatur akses karyawan
- Mengatur akses management
- Membatasi akses vendor
- Mengatur akses visitor
- Mengamankan lantai restricted
- Membantu pengelolaan gedung multi-tenant
Bagaimana Cara Kerja Access Control Elevator?
Secara umum, pengguna terlebih dahulu melakukan autentikasi pada reader atau terminal.
- Pengguna melakukan autentikasi.
- Sistem membaca credential pengguna.
- Identitas dan hak akses diperiksa.
- Sistem menentukan lantai yang diperbolehkan.
- Controller atau I/O module menjalankan logika sesuai konfigurasi.
- Interface dengan sistem elevator memberikan akses ke lantai tertentu.
- Event autentikasi dapat dicatat oleh software.
Cara implementasi sebenarnya dapat berbeda tergantung controller, I/O module, panel elevator, software, dan sistem elevator yang digunakan.
Komponen Access Control Elevator
Sistem elevator access control dapat terdiri dari beberapa komponen.
1. Reader atau Terminal
Reader atau terminal digunakan untuk membaca credential pengguna sebelum sistem memberikan hak akses ke lantai.
Credential dapat berupa:
- Kartu
- Fingerprint
- Face recognition
- PIN
- Mobile credential
2. Access Controller
Access controller dapat digunakan untuk menangani logika autentikasi, hak akses, reader, serta komunikasi dengan perangkat tambahan sesuai arsitektur sistem.
3. I/O Module
I/O module dapat digunakan sebagai bagian dari integrasi antara access control dan sistem elevator.
Module menyediakan input atau output yang dapat digunakan untuk menjalankan fungsi kontrol sesuai desain.
4. Software Access Control
Software digunakan untuk menentukan pengguna, credential, lantai, access group, schedule, dan event sesuai kemampuan sistem.
5. Sistem Elevator
Access control harus diintegrasikan dengan sistem elevator yang digunakan pada gedung.
Karena setiap elevator dapat memiliki arsitektur berbeda, koordinasi dengan vendor elevator menjadi bagian penting dalam proses desain.
Jenis Autentikasi Access Control Elevator
Kartu
Kartu dapat digunakan sebagai credential untuk menentukan lantai yang diperbolehkan kepada pengguna.
Cara ini umum digunakan pada gedung dengan banyak tenant karena credential dapat dibagikan berdasarkan pengguna.
Fingerprint
Fingerprint menggunakan sidik jari sebagai credential biometrik.
Metode ini dapat digunakan ketika perusahaan ingin mengurangi ketergantungan terhadap kartu fisik.
Pelajari lebih lengkap melalui panduan access control fingerprint .
Face Recognition
Face recognition memungkinkan pengguna melakukan autentikasi berdasarkan wajah.
Metode ini dapat digunakan sebagai bagian dari access control elevator apabila perangkat dan sistem mendukung arsitektur yang dibutuhkan.
Pelajari lebih lengkap melalui panduan access control face recognition .
Access Group untuk Elevator
Hak akses lantai dapat dibuat berbeda untuk setiap kelompok pengguna.
Contohnya:
- Tenant A → lantai 5
- Tenant B → lantai 8
- Management → beberapa lantai tertentu
- Engineering → lantai teknis
- Security → area sesuai tugas
- Visitor → lantai tujuan tertentu
Konfigurasi sebenarnya bergantung pada software, controller, serta desain access control yang digunakan.
Jadwal Akses Elevator
Hak akses lantai juga dapat dikombinasikan dengan schedule apabila sistem mendukung.
Sebagai contoh, karyawan dapat memperoleh akses sesuai jam operasional, sementara security atau engineering memiliki jadwal yang berbeda.
Vendor juga dapat diberikan akses sementara selama pekerjaan maintenance berlangsung.
Access Control Elevator untuk Gedung Multi-Tenant
Pada gedung multi-tenant, elevator access control membantu memisahkan hak akses antar-perusahaan.
Sebagai contoh, credential pengguna dari perusahaan di lantai 12 tidak otomatis memperoleh akses ke lantai 15 yang digunakan tenant lain.
Sistem seperti ini dapat dikombinasikan dengan access control untuk gedung agar pintu dan lantai dikelola dalam arsitektur keamanan yang terintegrasi.
Access Control Elevator untuk Visitor
Visitor juga dapat diberikan hak akses hanya ke lantai tujuan.
Contohnya, visitor yang akan menuju perusahaan di lantai tertentu tidak perlu memperoleh akses ke seluruh lantai gedung.
Hak akses dapat diberikan berdasarkan credential sementara dan periode waktu tertentu apabila sistem mendukung.
Pada implementasi lebih lanjut, access control dapat dikombinasikan dengan Visitor Management System.
Peran Access Controller pada Elevator
Controller dapat menjadi bagian dari sistem yang mengelola hak akses pengguna sebelum mengaktifkan output menuju interface elevator.
Pada sistem centralized, controller dapat ditempatkan di area yang lebih aman dan berkomunikasi dengan reader serta I/O module.
Untuk memahami arsitekturnya lebih lengkap, baca panduan access controller untuk sistem access control .
Fungsi I/O Module pada Access Control Elevator
I/O module digunakan ketika sistem membutuhkan lebih banyak input atau output untuk berkomunikasi dengan perangkat eksternal.
Pada access control elevator, output dapat digunakan sebagai bagian dari mekanisme pemberian hak akses lantai.
Jumlah module dan output yang dibutuhkan bergantung pada jumlah lantai, arsitektur controller, dan metode integrasi elevator.
Relay dan Floor Access
Pada beberapa desain, output relay dapat digunakan untuk mengontrol hak akses pada interface lantai elevator.
Ketika pengguna berhasil melakukan autentikasi, sistem dapat mengaktifkan output yang berkaitan dengan lantai yang diperbolehkan.
Detail implementasi harus mengikuti desain panel elevator, controller, I/O module, serta persetujuan vendor elevator.
Berapa Banyak Lantai yang Bisa Dikontrol?
Jumlah lantai yang dapat dikontrol tidak memiliki satu angka yang berlaku untuk seluruh sistem.
Kemampuan bergantung pada controller, jumlah I/O module, jumlah output, software, serta arsitektur sistem.
Untuk gedung dengan banyak lantai, jumlah module dan kapasitas sistem sebaiknya dihitung sejak tahap desain.
Integrasi dengan Elevator Existing
Access control juga dapat direncanakan untuk elevator yang sudah terpasang.
Namun, survey teknis perlu dilakukan untuk mengetahui arsitektur sistem elevator dan interface yang tersedia.
Beberapa informasi yang perlu dikonfirmasi antara lain:
- Vendor elevator
- Model atau sistem controller elevator
- Jumlah lantai
- Lokasi panel atau interface
- Jenis interface yang tersedia
- Lokasi reader
- Jalur komunikasi dan kabel
- Kebutuhan koordinasi vendor elevator
Mengapa Perlu Koordinasi dengan Vendor Elevator?
Sistem elevator merupakan sistem khusus yang pengoperasian dan modifikasinya perlu mengikuti desain dari vendor elevator.
Karena itu, tim access control sebaiknya berkoordinasi dengan vendor elevator sebelum melakukan integrasi.
Koordinasi membantu menentukan titik interface, metode komunikasi, fungsi input/output, serta batas pekerjaan masing-masing pihak.
Penempatan Reader pada Elevator
Reader dapat ditempatkan sesuai desain sistem, misalnya di area lobby elevator atau di dalam cabin.
Pemilihan posisi perlu mempertimbangkan:
- Alur pengguna
- Lokasi panel tombol
- Jalur kabel
- Estetika
- Kebutuhan maintenance
- Desain elevator
Posisi reader sebaiknya ditentukan bersama tim proyek dan vendor elevator.
Centralized Access Control untuk Elevator
Pada gedung dengan banyak pintu dan elevator, centralized access control dapat membantu mengelola user dan hak akses dari satu sistem.
Administrator dapat mengatur credential, access group, schedule, pintu, dan lantai sesuai kemampuan software.
Arsitektur centralized juga dapat menggunakan controller yang ditempatkan di area teknis atau lokasi yang lebih aman.
Access Control Elevator dan Sistem Access Control Gedung
Elevator sebaiknya tidak dipandang sebagai sistem yang sepenuhnya terpisah dari access control gedung.
Pengguna yang mempunyai hak membuka pintu tertentu dapat memiliki hak lantai yang berbeda sesuai kebutuhan.
Karena itu, pengelolaan pintu dan elevator dapat direncanakan dalam satu desain akses yang lebih terstruktur.
Pelajari implementasi gedung melalui panduan access control untuk gedung .
Access Control Elevator untuk Area Keamanan Tinggi
Pada gedung yang memiliki data center atau area dengan keamanan tinggi, akses elevator dapat menjadi salah satu lapisan kontrol sebelum pengguna mencapai area tersebut.
Setelah tiba di lantai tujuan, pengguna tetap dapat diwajibkan melakukan autentikasi kembali pada pintu area restricted.
Untuk lingkungan dengan kebutuhan keamanan lebih tinggi, baca panduan access control untuk data center .
Software Access Control Elevator
Software digunakan untuk mengelola identitas pengguna dan hak akses sesuai kemampuan sistem.
Administrator dapat mengelola:
- User
- Credential
- Access Group
- Schedule
- Reader
- Controller
- Floor Access
- Event Log
- Monitoring
Fitur sebenarnya bergantung pada software, controller, module, dan lisensi yang digunakan.
Jaringan pada Access Control Elevator
Controller dan server access control dapat menggunakan jaringan sesuai arsitektur sistem.
Perencanaan dapat mencakup:
- IP address
- LAN
- Switch
- VLAN jika digunakan
- Firewall
- Controller
- Server
- Database
- Komunikasi dengan I/O module
Koordinasi dengan tim IT penting terutama pada gedung besar dengan banyak controller dan perangkat.
Suprema Access Control Elevator
Suprema menyediakan perangkat access control yang dapat digunakan sebagai bagian dari solusi elevator access sesuai desain proyek.
Sistem dapat menggunakan reader atau terminal autentikasi, centralized controller, serta I/O module.
Untuk centralized access control, salah satu lini controller Suprema adalah CoreStation.
Untuk kebutuhan output tambahan pada implementasi elevator, sistem juga dapat menggunakan module yang sesuai dengan arsitektur dan jumlah lantai.
Pemilihan perangkat harus mempertimbangkan jumlah lantai, jumlah elevator, reader, controller, software, dan interface sistem elevator.
Lihat produk Suprema untuk mengetahui pilihan perangkat access control lainnya.
Baca panduan utama mengenai access control untuk kantor, pabrik, gedung, dan perusahaan untuk memahami credential, reader, controller, door lock, software, elevator, jaringan, dan integrasi.
Berapa Harga Access Control Elevator?
Harga access control elevator bergantung pada jumlah elevator, jumlah lantai, reader, controller, I/O module, software, lisensi, panel interface, jaringan, dan pekerjaan instalasi.
Sistem satu elevator dengan beberapa lantai memiliki kebutuhan berbeda dengan office tower yang memiliki banyak elevator dan puluhan lantai.
Karena itu, survey dan koordinasi dengan vendor elevator sangat membantu sebelum desain dan quotation final dibuat.
Untuk memahami komponen biaya access control secara umum, baca panduan harga access control .
Informasi yang Dibutuhkan untuk Penawaran Access Control Elevator
Untuk membuat rekomendasi awal, beberapa informasi yang sebaiknya disiapkan antara lain:
- Jumlah elevator
- Jumlah lantai
- Vendor elevator
- Lokasi proyek
- Jumlah pengguna
- Jenis credential
- Posisi reader
- Existing atau elevator baru
- Controller yang digunakan
- Kebutuhan software
- Kebutuhan visitor access
- Kebutuhan integrasi lainnya
Butuh Access Control Elevator?
PT. Yu-Sung Tech Indonesia menyediakan solusi Suprema Access Control, biometric authentication, controller, dan I/O module untuk kebutuhan gedung dan perusahaan.
Informasikan jumlah elevator, jumlah lantai, vendor elevator, jumlah pengguna, jenis credential, dan kebutuhan integrasi untuk mendapatkan rekomendasi sistem.
Lukman Nur Hakim
Sales Engineer — PT. Yu-Sung Tech Indonesia
Konsultasi via WhatsAppWhatsApp: 0896-6121-023
Pertanyaan Seputar Access Control Elevator
Apa itu access control elevator?
Access control elevator adalah sistem yang digunakan untuk mengatur lantai yang dapat diakses oleh pengguna berdasarkan credential dan hak akses yang diberikan.
Apakah elevator bisa menggunakan kartu akses?
Bisa. Kartu dapat digunakan sebagai credential untuk menentukan hak akses pengguna ke lantai tertentu.
Apakah elevator bisa menggunakan fingerprint?
Bisa apabila terminal, controller, software, dan sistem integrasinya mendukung.
Apakah elevator bisa menggunakan face recognition?
Bisa pada arsitektur yang mendukung terminal facial authentication sebagai credential untuk sistem access control.
Apakah setiap tenant bisa mendapatkan lantai berbeda?
Bisa. Access group dapat digunakan untuk memberikan hak akses lantai berbeda kepada masing-masing kelompok pengguna.
Apakah visitor bisa dibatasi hanya ke satu lantai?
Bisa pada sistem yang mendukung pengaturan visitor, credential sementara, dan floor access.
Apakah access control bisa dipasang pada elevator existing?
Dapat direncanakan, tetapi perlu dilakukan pengecekan terhadap sistem elevator existing dan koordinasi dengan vendor elevator untuk menentukan interface yang tersedia.
Apakah perlu I/O module?
Kebutuhan I/O module bergantung pada arsitektur controller, jumlah lantai, jumlah output, dan metode integrasi dengan elevator.
Berapa harga access control elevator?
Biaya bergantung pada jumlah elevator, lantai, reader, controller, I/O module, software, lisensi, jaringan, instalasi, dan metode integrasi.


